Game Theory
Pengambilan Keputusan Multi-Kriteria
Kelompok 2
Metode Pengambilan Keputusan Multi-Kriteria
Pengambilan Keputusan Multi-Kriteria
Kelompok 2
Game Theory adalah cabang matematika yang mempelajari pengambilan keputusan strategis dalam situasi di mana hasil keputusan seseorang bergantung pada keputusan orang lain.
MCDM adalah proses pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan berbagai kriteria yang saling bertentangan. Dalam konteks evaluasi kinerja staff, kita menggunakan 3 metode utama:
Dalam evaluasi kinerja staff, kita menggunakan 4 kriteria utama dengan bobot masing-masing:
Bobot: 0.30 (30%)
Total tugas yang berhasil diselesaikan oleh staff. Semakin banyak tugas yang diselesaikan, semakin baik kinerjanya.
Bobot: 0.25 (25%)
Rata-rata waktu (dalam jam) yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas. Semakin cepat, semakin baik.
Bobot: 0.20 (20%)
Jumlah tugas prioritas tinggi yang diselesaikan. Menunjukkan kemampuan menangani tugas penting.
Bobot: 0.25 (25%)
Total aktivitas yang tercatat dalam sistem. Menunjukkan tingkat keaktifan dan keterlibatan staff.
SAW adalah metode penjumlahan terbobot yang paling sederhana dan paling banyak digunakan dalam pengambilan keputusan multi-kriteria.
Untuk kriteria Benefit:
Untuk kriteria Cost:
wⱼ = bobot kriteria ke-j
rᵢⱼ = nilai normalisasi
Misalkan kita memiliki data staff:
R1 (Jumlah Tugas):
R2 (Rata Waktu - Cost):
R3 (Tugas Prioritas):
R4 (Aktivitas):
TOPSIS didasarkan pada konsep bahwa alternatif terbaik tidak hanya memiliki jarak terpendek dari solusi ideal positif, tetapi juga memiliki jarak terjauh dari solusi ideal negatif.
A+ (Ideal Positif):
A- (Ideal Negatif):
Jarak ke A+ (D+):
Jarak ke A- (D-):
Nilai Cᵢ berkisar antara 0 hingga 1
Semakin tinggi nilai Cᵢ, semakin baik alternatifnya
WP menggunakan perkalian untuk menghubungkan rating atribut. Rating setiap atribut dipangkatkan dengan bobot atribut yang bersangkutan.
Untuk kriteria cost: wⱼ bernilai negatif
Atau gunakan: 1/xᵢⱼ untuk kriteria cost
Untuk setiap alternatif:
Data staff: Tugas=10, Waktu=8, Prioritas=5, Aktivitas=50
Jika ΣS = 20, maka:
V₁ = 4.35 / 20 = 0.2175
Interpretasi: Nilai V menunjukkan preferensi relatif setiap alternatif. Semakin besar nilai V, semakin baik alternatif tersebut.
Kelebihan:
Kekurangan:
Kelebihan:
Kekurangan:
Kelebihan:
Kekurangan:
Gunakan SAW jika:
Gunakan TOPSIS jika:
Gunakan WP jika:
Endpoint:
GET /api/gametheory_api.php?method=[saw|topsis|wp]
Untuk evaluasi kinerja staff yang komprehensif, disarankan untuk:
Mahendra, G. S. (2024). Sistem pendukung keputusan: Metode fundamental & perkembangannya. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Fishburn, P. C. (1967). Additive utilities with incomplete product set: Applications to priorities and assignments. Operations Research Society of America, 15(3), 537–542.
Semoga bermanfaat
Kelompok 2
Bima Shandy Yanuar
Novi Ainayya Salsabila
Nuraziiza
"Keputusan yang baik dimulai dari analisis yang tepat"